Inilah 15 tipu daya kafirin untuk membasmi dan menumpas Mujahidin
1) Langkah Kesatu
Dekati para Mujahid dengan cara tak kentara misalnya pura-pura menjadi Mujahid atau simpatisan perjuangan Islam.
2) Langkah Kedua
Masuklah kedalam gerakan dan komando mereka tanpa mencurigakan. Deteksi dan catat data kekuatan personil, markas dan rencananya.
3) Langkah Ketiga
Tawarkan diri untuk berjuang bersama untuk meyakinkan penyidikan sebagai bahan untuk mengungkit dan mengintrogasi. (lagi…)
Februari 9, 2010
“Lima Belas Langkah Kafirin” dalam membasmi dan menumpas Mujahidin
Posted by abuqital1 under Tipu Daya Orang Kafir1 Comment
Februari 9, 2010
“Sebelas Langkah Kafirin” dalam membasmi dan menumpas tokoh Islam/ Ulama melalui “Teori Penjinakkan dan Pembunuhan Ulama Islam”.
Posted by abuqital1 under Tipu Daya Orang KafirLeave a Comment
1) Langkah Kesatu
Hindarkan dan cegah ulama Islam membagi wilayah binaan ummat dan dorong mereka untuk berebut ummat, pendukung dan simpatisan dalam wilayah yang tak terbatas sehingga tidak jelasbagi mereka tentang tugas, wewenang dan tanggungjawabnya. (lagi…)
Februari 5, 2010
“Sepuluh Langkah Kafirin” Dalam membasmi dan menumpas Ummat Islam melalui “Kebebasan membuat Institusi”
Posted by abuqital1 under Tipu Daya Orang KafirLeave a Comment
1) Langkah Pertama
Peluncuran teori Demokrasi.
Desak semua Negara untuk menganut teori demokrasi. Dengan Negara yang menganut teori demokrasi maka akan terbentuk “Parlementer”, dengan system parlementer maka ummat islam akan bersaing memperebutkan “kekuasaan keputusan Negara dengan Non Islam”.
2) Langkah Kedua
Pemberian kebebasan kepada Ummat Islam untuk membuat “Organisasi Politik (Orpol)”. Dengan diberikannya kebebasan membuat Organisasi Politik maka ummat Islam bisa bersaing dengan sesamanya demi untuk kemenangan “Orpol” dan “melupakan” kemenangan Islam dan Ummat Islam. Dengan demikian ummat Islam pecah dan cakar-cakaran dengan sesamanya karena “orpol” yang dibuatnya.
(lagi…)
Januari 28, 2010
Merealisasikan Tauhid Rububiyyah, Mulkiyyah, Uluhiyyah dan Asma Wa Shifat di Indonesia
Posted by abuqital1 under Dakwah dan Tilawah[3] Comments
E. MEREALISASIKAN TAUHID RUBUBIYYAH, MULKIYYAH, ULUHIYYAH DAN ASMA WA SHIFAT DI INDONESIA
Bagi pembaca yang mau membaca artikel ini hendaknya terlebih dahulu baca artikel yang ada di link ini:
1. http://abuqital1.wordpress.com/2010/01/07/memahami-marifatulloh-bentuk-skema/
Pada tataran aplikasi tauhidulloh di Indonesia semenjak jatuhnya masa kekhilafahan maka sebenarnya ummat Islam bangsa Indonesia telah merealisasikannya sejak tanggal 12 syawal 1368 H bertepatan 7 Agustus 1949. Wujud realisasi tauhidulloh tersebut adalah:
Januari 26, 2010
Mengaplikasikan Tauhid Rububiyyah, Mulkiyyah, Uluhiyyah dan Asma Wa Shifat
Posted by abuqital1 under Dakwah dan Tilawah[5] Comments
Sebelum menjelaskan, memang dalam kitab tauhid yang dikenal adalah Tauhid Rububiyyah, Uluhiyyah dan Asma Wa Shifat. Adapun Tauhid Mulkiyyah jarang sekali ada dalam pembahasan kitab Tauhid. Bagi yang ingin memahaminya silakan cari sendiri dan download materi kitab tauhid, salah satunya klik saja disini.
Sekali lagi pengelola blog ini tidak akan berdebat panjang soal “Tauhid Mulkiyyah” ini apakah suatu perkara bid’ah atau tidak. Yang jelas dalam Al Quran banyak sekali ayat-ayat yang menerangkan “Tauhid Mulkiyyah” melalui kata “Mulk”, “Malik” dan perobahan kata lainnya. Artikel ini berisi uraian yang bersifat aplikasi.
Januari 20, 2010
Istilah “Virus” sengaja dibuat untuk menjawab alasan-alasan klasik yang sering terdengar dalam medan perjuangan NII. Virus-virus tersebut ada yang berasal dari internal dan juga ekternal. Virus-virus tersebut sebagai akibat dari kekalahan perang NII dengan RI. Silakan baca dan pahami hujjah pemerintah NII dalam masa perang terhadap virus tersebut.
a. Virus “Internal”
- NII dalam masa “HUDAIBIYAH”.
- IKRAR BERSAMA bukan kemauan hati mereka, tetapi siasat perang.
- Pemimpin NII sedang di sirrkan (tersembunyi)
- Yang penting berjuang, Urusan Pemimpin Belakangan saja nanti juga datang sendiri.
- Imam SMK memerintahkan menyerah. dan baca juga disini
- NII terpecah-pecah
- Tentang Prajurit Petit yang harus sanggup menjadi Imam
- Jika disebut nama NII langsung kepada KW 9 Az Zaitun. khusus yang ini sebenarnya bukan NII akan tetapi buatan RI yang dibikin oleh Ali Murtopo.
b. Virus “Eksternal” (lagi…)
Januari 7, 2010
Januari 7, 2010
A. Dari manakah kita memulai Islam (berdinul Islam)…?
Pertanyaan diatas seklilas sederhana tetapi tidak sesederhana untuk menjawabnya. Contoh sederhana, banyak orang-orang yang mengaku Muslim tetapi perbuatannya tidak mencerminkan seorang Muslim. Di KTP mengaku Islam tetapi sehari-hari tidak sholat, suka mabok, main judi dan sejenisnya. Itu sebabnya dari manakah seseorang untuk memulai keislamannya…?
Desember 21, 2009
Sebagaimana telah dipahami bersama bahwa roda perjuangan NII didasarkan pada konstitusi yang berlaku yakni Qonun Asasi, Stafrecht dan Pedoman Darma Bakti (PDB) yang berisi MKT-MKT yang ditandatangani oleh Imam NII.
Berbicara perjuangan NII maka kita pada saat ini meneruskan (estapeta) program perjuangan NII hasil konferensi Ciasyong Tahun 1948. Untuk saat ini Pemerintah NII dalam masa perang (masa berjuang) telah merumuskan Tahapan Jihad (Marhalah Jihad).
Desember 17, 2009
Kita telah mengetahui bahwasannya System Demokrasi atau “Agama Demokrasi” yang telah dibangun oleh “Negara AS” beserta sekutu salibis lainnya sedang berkuasa. Selain itu juga mereka membuat system pluralisme, liberalisme, komunisme, sosialisme dan kapitalismenya untuk menunjang agama demokrasi tersebut. Mereka berupaya untuk memajukan peradaban dunia dengan system liberalis dan ekonomi kapitalisnya. Namun apa yang terjadi, mereka telah gagal membangun Peradaban Dunia yang maju dan sejahtera. Malahan justru sebaliknya mereka semuanya telah merusak kehidupan dibumi. Mulai dari masalah pengangguran sampai kehidupan sosial lainnya bahkan sampai pelestarian alam dan sumber daya alamnya sudah dirusak oleh mereka. Itulah fakta yang terjadi ketika orang-orang kafir sedang berkuasa.
Bandingkanlah ketika Islam sedang berkuasa, pengangguran tidak ada bahkan harta yang ada di Baitul Mal menumpuk karena sudah tidak ada lagi ummat Islam yang memerlukannya. Pelestarian alam dan Sumber daya alam pun terpelihara dan terjaga dengan baik, tidak ada kerusakan di bumi. Singkatnya sudah tercipta “Baldatun Thoyyibatun wa robbun Ghofur”. Itulah fakta yang terjadi ketika Ummat Islam sedang berkuasa.
Berkenaan dengan itu marilah kita pahamilah firman Alloh SWT. dibawah ini:


