ANTARA ISIS DAN NII DALAM MENSIKAPI

PROSES PENEGAKKAN DAULAH (NEGARA) ISLAM

 Bismillahirrohmanirrohim
Artikel ini ditulis dengan didasari niat yang tulus untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi dilapangan di wilayah Syam dan Irak. Secara garis besar berdasarkan dari berbagai sumber baik yang pro ISIS maupun kontra ISIS maka saya menyimpulkan bahwa masih terjadi konflik antar Kelompok Mujahidin sendiri yang semuanya masing-masing telah memiliki wilayah kekuasaan, belum sepenuhnya dikuasai oleh ISIS secara 100%.

Berdasarkan artikel dari Al Mustaqbal.com dan Shoutussalam.com bahwa Dalam media Al Mustaqbal yang di posting Akhi Rifki (entah itu pendapat pribadi atau dari ISIS) maka bagi saya pribadi bersyukur dapat memahami pola pikir pengikut ISIS di Indonesia khususnya dan pengikut ISIS umumnya maka saya memahami ada perbedaan tentang menyikapi dan menamai proses pembentukan Daulah Islam yang mendasar yakni: (lebih…)


Terkait dengan Jawaban Syaikh Abu Abdullah Asy-syami (Anggota dewan syariah Jabhah Nushrah) terhadap pesan Audio Abu Muhammad Al-Adnani (yang diantara isinya mengajak Abu Abdullah untuk Mubahalah), maka Yayasan Media Al-Basira milik Jabhah Nushrah menerbitkan beberapa kesaksian dari para ulama dan senior Jabhah Nushrah yang akan diterbitkan secara bertahap untuk menguatkan apa yang disampaikan oleh Abu Abdullah Asy-Syami hafizhahullah sebelum habisnya tenggat waktu untuk Mubahalah.

 KESAKSIAN-KESAKSIAN SEBELUM HABISNYA TENGGAT WAKTU MUBAHALAH

KESAKSIAN SYAIKH ABU SULAIMANALMUHAJIR -SEMOGA ALLAH MENJAGANYA-.

 Poin-poin penting yang disebutkan beliau dalam kesaksiannya :

  1. Pernyataan Al-Baghdadi bahwa dilehernya terikat bai’at hakiki kepada Syaikh Aiman Azh-Zhawahiri Hafizhahullah
  2. Jamaah Daulah rela dan menerima untuk bertahkim kepada Syaikh Aiman Azh-Zhawahiri dan mereka menunggu jawaban beliau.
  3. Sikap ghuluw dan dasar pijakan yang rusak dalam hal membunuh kaum Muslimin

(lebih…)


Mimbar At-Tauhid Wal Jihad merilis penjelasan Syaikh Al Husaini yang berisi pembelaan kepada orang-orang yang arif di Yaman, dan orang-orang yang terhormat di Libya, serta penolakan terhadap kekhilafahan Abu Bakar Al Baghdadi.

Penjelasan ini sebenarnya merupakan jawaban atas pertanyaan seorang ikhwah di Libya kepada Syaikh Abu Muhammad Al-Maqdisi sebelumnya, namun perincian dan pendalaman atas jawaban tersebut dirasa perlu dituangkan dalam tulisan ini karena peristiwa yang ada bergulir begitu cepat dengan tujuan untuk menjaga barisan mereka yang mungkin akan dikoyak dan dipecahkan.

Dalam surat itu, ikhwah tersebut menyampaikan bahwa beberapa ikhwah asal Iraq dari Tanzhim Daulah, atau kelompok Islamic State (IS) yang sebelumnya dikenal sebagai ISIS, mendatangi para ikhwah di Libya dan mereka mengajak untuk berbai’at kepada Al Baghdadi sebagai seorang khalifah. (lebih…)


Di tengah badai fitnah yang terjadi di bumi jihad Syam yang diberkahi, ulama-ulama yang tulus dan gigih berjuang dalam dakwah dan jihad di jalan Allah tak pernah lelah menyampaikan nasehat, penjelasan, dan pernyataan mereka. Berikut ini adalah kumpulan perkataan ulama tentang kelompok “Daulah Islam” atau Islamic State (IS) yang sebelumnya dikenal sebagai ISIS:

Syaikh Abu Muhammad Al-Maqdisi berkata: “Oleh karena itu, kami dengan ini menyatakan bahwa Organisasi Daulah Islam Irak dan Syam, adalah sebuah organisasi yang telah menyimpang dari jalan kebenaran, melanggar terhadap Mujahidin, memiliki kecenderungan terhadap ghuluw, terlibat dalam penumpahan darah Ma’sumin (orang-orang yang dilindungi), menyita kekayaan mereka, ghanimah dan wilayah yang dibebaskan oleh mereka dari rezim, mereka telah menyebabkan penyimpangan Jihad, dan perpecahan Mujahidin, mereka telah memutar senjata mereka dari dada Murtadin (murtad) dan (musuh) kombatan terhadap Mujahidin dan kaum Muslimin… menjadi penyimpangan yang didokumentasikan lainnya.” (Dari pernyataan, ‘Kondisi Daulah Islam Irak dan Syam serta Sikap yang Diperlukan Terhadap Mereka’- Halaman 4/5)

Syaikh Abu Qatada Al-Filistini mengatakan: “Yaitu kepemimpinan Daulah Islam di Irak dengan cabangnya di Syam, telah menjadi jelas bagi saya dengan pasti bahwa kelompok ini melalui kepemimpinan militer dan Shar’i-nya melegitimasi tindakan mereka untuk mereka, bahwa mereka adalah anjing-anjing Neraka… Saya tidak ragu-ragu dalam aturan ini karena jahatnya perbuatan dan tindakan mereka.” (‘Pesan untuk Pasukan Jihad dan Pecintanya – Halaman 2). (lebih…)


Isu tentang organisasi ISIS menggelinding bak bola salju. Khususnya di Indonesia, setelah klip video tentang sejumlah pemuda Indonesia di Suriah, ISIS seperti menjadi hantu yang tampak begitu mengkhawatirkan NKRI. Tak hanya kalangan Islam, tapi tokoh lintas agama pun membuat pernyataan penolakan terhadap ISIS.

Sebagai organisasi militer yang tumbuh dari rahim negara yang dilanda konflik bersenjata, dan bersifat regional itu, wajar bila ISIS dipandang membawa mimpi buruk bagi kaum Muslimin di Indonesia dan juga dunia.  Kondisi Indonesia yang jauh dari situasi krisis yang dialami Irak dan Suriah,  sudah tentu pola gerakan bersenjata amat tidak sesuai.  Di sinilah, publik perlu mengerti rangkaian informasi yang akan kita urai dalam tulisan kali ini, sehingga mereka bisa menyaring informasi dan menentukan sikap. (lebih…)


Tema “Negara Islam di Irak dan Syam” (ISIS) saat ini sedang mencuat. Kemunculan organisasi ini juga diiringi dengan semakin terkenalnya sebuah simbol atau bendera hitam bertulis “La Ilaha illallah” dan “Muhammad Rasul Allah”. Hal tersebut karena organisasi ini gemar sekali menunjukkan simbol itu dalam setiap aktivitasnya. Kemunculan ISIS yang sering menggunakan bendera dan simbol tersebut secara tidak langsung membentuk opini bahwa: jika muncul bendera hitam bertuliskan “La Ilaha illallah” dan “Muhammad Rasul Allah” maka di situ ada ISIS atau ada pendukung ISIS.

Bagaimana seharusnya kita menyikapinya? Berikut ini analisis yang mudah-mudahan bermanfaat untuk pembaca.

Sejarah Bendera Rasulullah SAW

Dalam sejarah Islam, ada beberapa macam bendera. Di antaranya ada yang dinamakan liwa’ dan ada juga yang dinamakan rayah. Beberapa ulama membedakan antara keduanya.

Liwa’ adalah bendera yang dipasang di ujung tombak, tidak selalu dikibarkan, hanya dikibarkan dalam kondisi penting saja, dan berfungsi untuk menunjukkan posisi panglima perang. (lebih…)


Ad Daulah Al Islamiyah (Negara Islam) dan khalifah. Dua idiom ini sekarang menjadi tema pembicaraan banyak pengamat. Tak hanya di luar negeri atau di negara-negara Arab, tapi juga di Indonesia yang mewakili negara berpenduduk umat Islam terbesar di dunia.

Istilah Daulah Islamiyah dan khalifah, sebenarnya bukanlah istilah baru. Idiom Negara Islam, mewakili arus pemikiran politik Islam yang menghendaki adanya sebuah simbol pemerintahan yang menjalankan syariat Islam, melalui sebuah pemerintahan. Meski sebagian Muslim menganggap simbol yang mengidentifikasi ideologi negara itu bukan keharusan, dalam arti label Islam tak perlu menempel pada nama sebuah negara, sebab yang dipentingkan adalah substansi penerapan syariat Islam itu sendiri di sebuah negara. Sedangkan khalifah, adalah istilah yang biasa digunakan untuk pemimpin pemerintahan Islam tersebut.

Kita tidak membicarakan detail masalah arus pemikiran ini, melainkan sebagai latar belakang pembahasan tentang peristiwa yang menyangkut istilah Daulah Islamiyah dan Khalifah belakangan ini. Adalah ISIS (Islamic State in Iraq and Syam atau terkadang disebut Islamic State in Iraq and Suria), juga kadang disebut ISIL (Islamic State in Iraq and The Levant), sebuah payung gerakan militer bersenjata  yang kini pengaruhnya semakin luas merambah sejumlah daerah konflik, utamanya di Irak dan Suriah. ISIS merupakan terjemahan dari bahasa Arab “Ad Daulah Al Islamiyah fi Al ‘Iraq and Asy Syam” (الدولة الإسلامية في العراق و الشام)  yang kerap disingkat menjadi Daisy (داعش). Sesuai namanya, asal gerakan ini adalah organisasi bersenjata di Iraq dan kemudian meluas ke Suriah dan melingkupi sejumlah tempat yang termasuk wilayah Syam, yakni Libanon, Suriah, Yordania dan Palestina. Dan beberapa waktu lalu, tepatnya bulan Juni, mereka mendeklarasikan payung organisasi “Khilafah Islamiyah”. (lebih…)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 85 pengikut lainnya.