Alloh SWT secara Qodari menjadikan orang-orang kafir berkuasa atas orang-orang beriman.

Secara qodari di sini artinya tidak secara syar’i; Alloh SWT tidak memerintahkan orang-orang kafir melalui lisan para rosul untuk memusuhi dan memerangi orang-orang beriman, tetapi justru memerintahkan mereka untuk beribadah dan taat. Dengan demikian, berkuasanya orang kafir atas orang mukmin adalah bersifat qodari, sedangkan berkuasanya orang beriman atas orang kafir adalah tuntutan syar’i yang pada gilirannya nanti pasti akan terjadi juga sesuai dengan takdir Alloh SWT.

Alloh SWT. berfirman:

“Dan seperti itulah, telah Kami adakan bagi tiap-tiap nabi, musuh dari (kalangan) orang-orang yang berdosa”. Qs. Al Furqon (25):31

“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitansyaitan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin”. Qs. Al An’am (6):112 “Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu…” Qs. Al An’am (6):123

Selanjutnya, cara orang-orang kafir memusuhi orang-orang beriman tidak akan pernah berubah walaupun berganti rosul, umat dan zaman; bentuknya selalu sama. Oleh karena itu, Alloh SWT berfirman:

“Tidaklah ada yang dikatakan (oleh orang-orang kafir) kepadamu itu selain apa yang sesungguhnya telah dikatakan kepada Rosul-Rosul sebelum kamu”. Qs. Fushshilat (41):43

MODEL MODEL PERMUSUHAN ORANG-ORANG KAFIR TERHADAP ORANG-ORANG BERIMAN DIANTARANYA:

1 ) Mendustakan, Alloh SWT berfirman:

“Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) Rosul-Rosul sebelum kamu”. Qs. Al An’am (6):34

2) Memperolok dan menghina, Alloh SWT berfirman:

“Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang dahulunya (di dunia) menertawakan orang-orang yang beriman”. Qs. Al Muthoffifin (83):29

“Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang seorang rasulpun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya”. Qs. Yasin (36):30

3) Menuduh mereka gila, Alloh SWT berfirman:

“Mereka berkata: “Hai orang yang diturunkan Al-Qur’an kepadanya, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila”. Qs. Al Hijr (15):6

4) Menuduh orang-orang beriman ingin mencari kedudukan dan kekuasaan, Alloh SWT berfirman:

“Mereka berkata: “Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari apa yang kami dapati nenek moyang kami mengerjakannya, dan supaya kamu berdua mempunyai kekuasaan di muka bumi.” Qs. Yunus (10):78

5) Menuduh orang-orang beriman berbuat kerusakan di muka bumi dan ingin mengganti ideologi, Alloh SWT berfirman:

“Dan berkata Fir’aun (kepada pembesar-pembesarnya):”Biarkanlah aku membunuh Musa dan hendaklah ia memohon kepada Robbnya, sesungguhnya aku khawatir ia akan menukar agama-agamamu atau menimbulkan kerusakan di muka bumi. Qs. Al Mukmin (40):26

6) Menghina kaum mukminin karena mereka lemah dan miskin, Alloh SWT berfirman:

“Mereka berkata: “Apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikuti kamu ialah orang-orang yang hina? Qs. Asy Syu’araa (26):111 “Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang terang (maksudnya), niscaya orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang beriman: “Manakah di antara kedua golongan (kafir dan mu’min) yang lebih baik tempat tinggalnya dan lebih indah (tempat pertemuan(nya). Qs. Maryam (19):73

7) Merasa sial dengan keberadaan orang-orang beriman dan menganggap ajaran yang mereka bawa menjadi sebab datangnya bencana, perpecahan, kefakiran dan lain sebagainya, Alloh SWT berfirman:

“Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami akan merajam kamu dan kamu pasti akan mendapatkan siksa yang pedih dari kami.” Qs. Yasin (36):18

8) Berdebat dengan cara batil untuk membantah kebenaran dan menyesatkan orang banyak, Alloh SWT berfirman:

“…tetapi orang-orang kafir membantah dengan yang batil agar dengan itu mereka dapat melenyapkan yang hak, dan mereka menganggap ayat-ayat Kami dan peringatan-peringatan terhadap mereka sebagai olok-olokan.” Qs. Al Kahfi (18): 58

9) Memprovokasi orang banyak untuk memusuhi orang beriman:

“Pemuka-pemuka kaum Syu’aib yang kafir berkata (kepada sesamanya): “Sesungguhnya jika kamu mengikuti Syu’aib, tentu kamu jika berbuat demikian (menjadi) orang-orang yang merugi.” Qs. Al A’rof (7):90

“…karena aku khawatir ia akan menukar agama-agamamu atau menimbulkan kerusakan di muka bumi.” Qs. Al Mukmin (40):26

10) Menuduh orang beriman sebagai kelompok minoritas yang ingin memaksakan pendapat kepada kelompok mayoritas, Alloh SWT berfirman: “Kemudian Fir’aun mengirimkan orang yang mengumpulkan (tentaranya) ke kota-kota. (Fir’aun berkata): “Sesungguhnya mereka (Bani Israil) benar-benar golongan kecil, dan sesungguhnya mereka membuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita, dan sesungguhnya kita benar-benar golongan yang selalu berjaga-jaga.” Qs. Asy Syu’aroo (26):53-56

11) Orang-orang kafir beranggapan kekafiran mereka lebih baik daripada agama yang benar (Islam), Alloh SWT berfirman:

“Fir’aun berkata: “Aku tidak mengemukakan kepadamu, melainkan apa yang aku pandang baik; dan aku tiada menunjukkan kepadamu selain jalan yang benar.” Qs. Al Mukmin (40):29

“Mereka berkata: “Sesungguhnya dua orang ini adalah benar-benar ahli sihir yang hendak mengusir kamu dari negeri kamu dengan sihirnya dan hendak melenyapkan kedudukan kamu yang utama.” Qs. Thaahaa (20):63

12) Menipu orang awam dengan berbagai cara dan sarana agar mereka tidak mengikuti orang-orang beriman, Alloh SWT berfirman:

“Dan orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: “(Tidak), sebenarnya tipu daya (mu) di waktu malam dan siang (yang menghalangi kami), ketika kamu menyeru kami supaya kami kafir kepada Alloh dan menjadikan sekutu-sekutu bagi-Nya.” Kedua belah pihak menyatakan penyesalan tatkala mereka melihat azab. Dan Kami pasang belenggu di leher orangorang yang kafir. Mereka tidak dibalas melainkan dengan apa yang telah mereka kerjakan.” Qs. Saba(34):33

13) Membuat orang-orang beriman kelaparan untuk memalingkan mereka dari agamanya, Alloh SWT berfirman:

“Mereka orang-orang yang mengatakan (kepada orang-orang Anshar): “Janganlah kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada di sisi Rosululloh supaya mereka bubar (meninggalkan Rosulullah).” Padahal kepunyaan Alloh-lah perbendaharaan langit dan bumi, tetapi orang-orang munafik itu tidak memahami.” Qs. Al Munafiqun (63):7

14) Berusaha menimbulkan fitnah dalam agama orang beriman, Alloh SWT berfirman:

“Maka mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak lalu mereka bersikap lunak (pula kepadamu).” Qs. Al Qolam (68):29

“…Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian apa yang telah diturunkan Alloh kepadamu.” Qs. Al Maidah (5):49

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sehingga kamu mengikuti agama mereka.” Qs. Al Baqoroh (2):120

15) Mengancam kaum mukminin dengan penjara dan dibunuh jika mereka tidak mau meninggalkan agama mereka serta mau berkompromi dengan jalan yang ditempuh oleh orang-orang kafir, Alloh SWT berfirman:

“Orang-orang kafir berkata kepada Rosul-Rosul mereka: “Kami sungguhsungguh akan mengusir kamu dari negeri kami atau kamu kembali kepada kami.” Qs. Ibrohim (14):15

“Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempar kamu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama-lamanya. Qs. Al Kahfi (18):20

16) Menyiksa, membunuh dan memerangi. Alloh SWT berfirman: “Mereka berkata: “Bakarlah dia dan bantulah ilaah-ilaah kamu!. Qs Al Anbiya (21):68

“Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu, atau membunuhmu, atau mengusirmu. Qs. Al Anfal (8):30

“Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup…” Qs. Al Baqoroh (2):217

Dari rincian di atas, Anda bisa lihat — Akhi Muslim — bahwa gaya orang-orang kafir dalam memerangi orang-orang beriman tidak pernah berubah, Alloh SWT berfirman: “Apakah mereka saling berpesan tentang yang dikatakan itu…” Qs. Adz Dzariat (51):53

Harus disadari, orang-orang kafir memerangi orang-orang beriman itu karena keimanannya, sebagaimana firman Alloh SWT: “…sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang beriman. Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mu’min itu melainkan karena orangorang mu’min itu beriman kepada Alloh Yang Perkasa lagi Maha Terpuji,” Qs. Al Buruj (85):7-8

“Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka)” Qs. An Nisa (4):89

Karena orang kafir memusuhi orang beriman lantaran keimanannya maka SETIAP KALI IMAN SESEORANG MENINGKAT,PERMUSUHAN ORANG-ORANG KAFIR TERHADAP DIRINYAPUN SEMAKIN MENINGKAT, oleh karena itu Rosululloh SAW bersabda: “Manusia yang paling dahsyat ujiannya adalah para nabi, kemudian yang berikutnya dan berikutnya; seseorang diuji menurut kadar keimanannya. (HR. Tirmidzi) Wallohu A’lam bish showab